PROFILE BUMN
Sukses Salurkan Pembantu Rumah Tangga Posted : 27 May 2010| By : | Komentar : 0
(Businessreview) - Kegigihan dan semangat adalah kunci sukses dari perempuan ini dalam menjalankan kehidupan dan merintis usahanya. Dia tak pernah mengira kalau suatu saat akan menjadi wirausaha yang sukses dalam bidang jasa penyalur pekerja rumah tangga (PRT) dan baby sitter (BS).
"Saking banyaknya duit saya waktu itu, saya beralih usaha membuka toko grosiran pecah belah. Pelanggannya cukup banyak dari para pedagang pecah belah. Tapi lama kelamaan saya kewalahan menyalani pelanggan yang datang dari berbagai kota di sekitar Jawa Tengah dan Yogyakarta, sedangkan pegawai hanya lima orang.
Perempuan bernama lengkap Wuryani Hadi atau lebih dikenal dengan nama Ibu Hadi ini, mulai merintis usaha penyalur PRT dan BS sejak 1984 setelah malang melintang sebagai pedagang beras, pedagang grosiran barang pecah belah, dan grosiran telur. Ibu Hadi semula ada pedagang beras yang cukup sukses di Sragen, kampung halamannya pada 1977.
Pada 1984, usahanya bangkrut karena banyak yang ambil barang pecah belah 20 dus tapi dihitung 10 dus, karena tak tertangani. "Lama-lama ya habis barang saya, dan ludes uangnya," tutur ibu lima orang anak ini. Akhirnya Ibu Hadi merantau ke Depok, Jawa Barat, kebetulan ada kerabatnya yang tinggal di daerah tersebut. Suaminya Hadi, dalam keadaan tidak sehat dan tidak ikut ke Depok.
"Saat itu saya berpikir mau usaha apa, yang penting harus semangat, harus usaha untuk bisa hidupin keluarga," ujar perempuan kelahiran Sragen, 5 Mei 1946 ini. Pada 1984 itu, dia mulai berjualan telur ke pedagang telur di pasar Depok Lama. Telur tersebut dibelinya di Sragen dan dibawanya dengan kereta api.
Suatu ketika, ujarnya, ada pelanggannya yang minta dicarikan pembantu rumah tangga dari kampung. "Saya menawarkan keponakan sendiri untuk bekerja di sana. Dia mau. Karena anaknya baik dan tidak macam-macam, pelanggan saya itu minta pembantu lagi untuk saudaranya. Akhirnya saya dalam sebulan bisa membawa pembantu 10-15 orang sambil membawa telur sampai 50 peti dengan kereta api."
Pekerjaan sampingan Ibu Hadi sebagai penyalur pembantu pun menyebar dan order pembantu makin banyak. "Akhirnya saya fokuskan membuka usaha jasa penyalur pekerja rumah tangga ini. Dalam setahun bisa menyalurkan sampai 1.000 orang. Saya juga buka kursus untuk mendidik baby sitter dan menyalurkannya," kata Ketua Umum Asosiasi Pelatihan & Penempatan Pekerja Rumah Rangga Seluruh Indonesia (APPSI) periode 2008-2013 ini.
Kini saat Lebaran ini rumahnya di Jl. Kartini, Depok, cukup ramai. Yayasan Ibu Hadi yang dia pimpin selalu didatangi oleh majikan yang ingin mencari atau mengambil pembantunya. "Sebelum Lebaran, saya harus menyiapkan tenaga infal PRT , untuk menggantikan para pembantu yang mudik. Jumlahnya bisa mencapai 1.000 orang," ujarnya.
Setelah 25 tahun bergelimang dalam bisnis jasa pembantu dan baby sitter, sampai sekarang jumlah pekerja yang sudah disalurkannya mencapai 87.313 orang PRT dan 31.026 orang BS. Mereka semua tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Untuk memudahkan pengelolaan penyaluran di wilayah Batam dan Kepulauan Riau, Ibu Hadi mendirikan PT Adi Jaya di Batam, sementara untuk mengelola pembantu di luar Batam, dia mendirikan Yayasan Ibu Hadi sejak 1986.
"Saya juga pernah menyalurkan TKW dan TKI ke luar negeri seperti ke Malaysia, Arab Saudi, Abu Dhabi, Filipina, Hong Kong, Taiwan, sampai ke Brunei Darussalam pada 1994-2001. Tapi saya tutup karena urusan ke luar negeri itu repot," ungkapnya.
Menurut dia, bisnis penyalur PRT ini cukup bagus kalau dikerjakan dengan sepenuh hati, jujur, dan tidak curang. "Sebab jasa yang kita urus adalah tenaga manusia. Jadi kalau ada apa-apa dengan anak-anak yang kita salurkan, harus kita pertanggung jawabkan kepada keluarga dan majikannya," katanya.
Para PRT tersebut didapatkan oleh Ibu Hadi dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan Lampung. Dominan datang dari Lampung. "Semua pekerja yang ikut saya, harus jelas asal-usulnya, di mana rumahnya, ada KTP, dan surat izin bekerja dari orang tua atau suami/isteri. Jadi kalau ada apa-apa mudah melacaknya," tambah Ibu Hadi. (berbagai sumber)
Jumlah Komentar masuk :0 Rubrik LainnyaLihat Komentar Tambah Komentar
Anda belum mendaftar? klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi
www.businessreview.co.id the indonesia
lighthouse of business & state enterprises
PT. Kreasi Multi Media
Jl. Ciputat Raya No.
100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541