MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Executive Golf Tournament 2010
02 Mar 2010

EVENT Sebelumnya:
Anugerah Bisnis Review 2009
Oktober 2009
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG Mantap Melaju di Atas 3.100
02 Sep 2010

Data dari China dan Australia bikin tenaga yen melemah
02 Sep 2010


.: PREDIKSI PASAR

Bursa Asia : Mayoritas indeks acuan Asia pagi ini terbang
02 Sep 2010

Dolar Melemah Terhadap Euro dan Yen
01 Sep 2010

 

Media Group


BERITA PASAR MODAL
Medco Invesatasi Migas US$ 400 Juta di Libya
Posted : 10 Mar 2010 | By : Sigit | Komentar : 0

(Businessreview) - Proyek terbaru yang kini digarap PT Medco Energy Internasional Tbk (MEDC) adalah ladang minyak di Libya dengan investasi senilai US$ 400 juta dari total nilai proyek yang mencapai US$ 800 juta.

Menurut Presiden Komisaris MEDC Hilmi Panigoro, Medco memiliki partner dari badan usaha pemeringha Libya yaitu  Libian Investment Authorithy (LIA)  untuk kilang tersebut.

"Proyek migas di Libya lagi bagus appalgi di suku cadang migasnya besar. Nantinya bisa dapat memproduksi 50 barel per hari (bpd)," paparnya kepada wartawan saat ditemui dalam acara Indonesian Most Admired Knowledge Enterpise (MAKE) Study di Jakarta Rabu (10/3).

Dikatakan komposisi kepemilikan kerjasama dengan LIA masing-masing 50:50 diharapkan dalam waktu dekat pemerintah Libia mengeluarkan izin. Kilang Libia itu baru akan berproduksi dalam waktu tiga tahun mendatang. Hilmi memperkirakan kilang tersebut akan menghasilkan sampai 50 ribu barel per hari.

Hilmi mengatakan untuk pendanaan bagi perseroan tidak ada masalah, pasalnya jika  sistem reserve fundingnya jadi, maka dengan sendirinya bank pasti akan berlomba-lomba memberi pinjaman.

Hilmi juga menjelaskan proyek investasi tidak hanya Libia, Medco juga tengah menjajaki kilang di Yaman. Di Sanaa (ibukota Yaman) Medco memiliki membukan kantor baru. Mereka akan bekerjasama dalam mengelola dua blok dengan komposisi investasi sekitar 45 persen.

Untuk blok Singa, Medco sudah mulai beroperasi pada bulan April 2010. Total investasi proyek Singa mencapai US$ 195 juta terdiri dari sumur US$ 79 juta dan fasilitas US$ 116 juta. Dengan potensi pendapatan negara dan daerah mencapai US$ 137 juta.

Sedangkan kapasitas produksinya sendiri mencapai 50 juta kubik (mmcfd) yang kini produksinya  130 mmcfd dan diharapkan jika ini berjalan bisa 180 mmcfd. Sementara untuk target produksi gas, perseroan membidik di level 137 mmcfd. Namun dari laporan hari ini, kata Hilmi  perseroan sudah mencatat produksi 141 mmcfd.(Sigit)

Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 


Download
Form Registrasi &
Kuesioner ABR 2010
Disini
 

  .

Advertisement





 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541

 

Powered By :