MUST READS :

SMGR: Akuisisi Pabrik di Myanmar Selesai Juni

Akuisisi PT Semen Indonesia Tbk terhadap pabrik di Myanmar senilai US$ 200-250 juta diperkiraan selesai Juni mendatang. Saat ini bernegosiasi untuk menjadi pemegang saham mayoritas.

  Regional :
   

ADVERTISMENT       ADVERTISMENT       ADVERTISMENT      ADVERTISMENT

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Anugerah Business Review 2013
24 September 2013

EVENT Sebelumnya:
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

Emiten Paling Direkomendasi Ketika Sektor Konstruksi Bullish
16 Apr 2014

Sembilan sektor ini mendorong IHSG menguat
26 Mar 2014


.: PREDIKSI PASAR

Sebelum Berburu Saham-Saham Ini, Cek Rekomendasi Teknikalnya
16 Apr 2014

Prediksi Mansek: IHSG bergerak mixed to up
16 Apr 2014

 

Advertisment

Iklan QNB

Island Shop

 

Media Group
 

 


Notice: Undefined variable: enPath in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 49

Notice: Undefined variable: enPath in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 50

Notice: Undefined variable: time in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 83

Notice: Undefined variable: hal in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 83

Notice: Undefined variable: linkl in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 96

BERITA PASAR MODAL
Kecurangan pembagian Saham, Waspadai Mafia IPO
Posted : 31 Oct 2010 | By : | Komentar : 0

(BusinessRveiew Online)- Mulai maraknya penawaran harga saham perdana atau lebih akrab IPO (initial public offering), sedikit membuat gundah otoritas pasar modal Bapepam-LK maupun BEI.

Pasalnya pembagian alokasi saham menjadi pelik. banyak investor yang mempertanyakan soal pembagian saham saat perusahaan yang melakukan IPO.

Bapepam-LK hanya ingin alokasi pemegang saham banyak kepada investor ritel, domestik dan institusi agar pasar bergerak. Saham likuid di pasar dan harga terbentuk dan mencerminkan nilai perusahaan

"Kalau ditanya saya jawab tidak dapat menentukan alokasi penjatahan saham penawaran umum saham perdana. Itu urusan pemegang saham," ujar Fuad Rahmany, ketua Bapepam-LK, dalam Temu Wicara Wartawan Pasar Modal Indonesia Dengan Ketua Bapepam-LK di Denpasar, Bali, akhir pekan lalu.

Dikatakan tidak ada regulator yang ikut mencampuri saham penjatahan IPO. Disinyalir ada kabar banyak kecurangan yang terjadi saat penjatahan saham PT Karakatu Steel (KS). Dalam penjatahan saham ini sering kali terjadi kecurangan bahkan terkenal dengan istilah mafia IPO. Dimana dibandrol cukup murah Rp 850 per lembar

Fuad meminta agar publik jangan cepat menyimpulkan adanya indikasi kejahatan. Menurutnya, kabar itu mencuat lantaran ada sejumlah pihak yang tidak terima lantaran tidak bisa menyerap saham perdana KS.

"Enggak selalu ada kejahatan. Untuk itu jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan adanya kejahatan di situ (mengacu kepada penjatahab saham perdana KS). Menyoal alokasi (saham) di IPO KS ataupun rights issue PT Bank Negara Indonesia Tbk, itu tidak selalu negatif," lugasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Ito Warsito, menambahkan terkait penjatahan saham perdana KS, mungkin saja terdapat pihak-pihak yang berusaha memperoleh keuntungan. "Ada pihak-pihak yang ingin memperoleh keuntungan dari alokasi lebih besar dari orang lain dengan berbagai cara. Misalnya  mengatasnamakan ketua-ketua (instansi)," ungkapnya.

Secara umum, bursa memiliki aturan terkait penjatahan saham perdana emiten. Selain itu, BEI juga tidak membenarkan alokasi saham hanya ditujukan kepada orang-orang atau institusi tertentu saja. Pasalnya, underwriter atau penjamin emisi IPO emiten, biasanya lebih menomorsatukan orang-orang (investor) yang memiliki rekening efek.

"Saya sebenarnya belum mendapatkan data-data resmi dari KS, karena BEI selaku regulator kan memang tidak ikut campur tentang penetapan harga (saham KS). Namun, bagi underwriter yang ingin dijaga ada dua, pertama memastikan alokasi jatah saham jatuh kepada investor berkualitas," jelas Ito.

Tak bisa ditunda

Dirut BEI mengemukakan kewenangan itu dimiliki untuk memberikan penjelasan persoalan pembentukan harga saham perdana KS guna menjawab berbagai tudingan harga itu sangat rendah.

"Mereka [Kementerian BUMN] bisa melakukan itu sebagai kuasa pemegang saham. Kami [BEI] tidak bisa membukanya. Begitu juga ada tuntutan untuk menunda IPO [initial public offering], secara legal itu tidak memungkinkan,” ujarnya.

Ito menjawab itu berkaitan meruncingnya polemik soal harga saham perdana KS,beberapa pelaku bursa, bahkan politisi, termasuk dari PAN Drajat Wibowo menilai harga saham perdana KS sangat rendah. Idealnya berkisar pada level Rp1.150. Tidak itu saja, Drajat mengancam menuntut beberapa pihak yang terlibat dalam obral saham KS tersebut karena potensi kerugian negara dengan obral saham itu bisa mencapai Rp1 triliun.

Menurut Ito, tuntutan IPO KS ditunda sudah tidak memungkinkan karena BUMN sudah melalui semua proses mulai book building hingga pencatatan perdana pada 10 November 2010. Dalam IPO KS, saham yang dilepas mencapai 3,155 miliar lembar saham atau mencapai 20% dari total saham.(Sigit)


Notice: Undefined variable: linkl in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 138

Notice: Undefined variable: linkt in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 139
Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar


Notice: Undefined variable: add in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 172

Notice: Undefined variable: add in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 213

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

 

Advertisment

Iklan KAI

 

Video

Dowload Movie

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541