| |
BISNIS & INVESTASI
MAKE Bidik Perusahaan Berbasis Pengetahuan yang Dikagumi
Posted : 10 Mar 2010 | By : Sigit | Komentar : 0
 (Businessreview) - Sukses dengan penyelenggaraan Indonesian Most Admired Knowledge Enterpise (MAKE) Study – studi tentang perusahaan berbasis pengetahuan yang paling dikagumi di Indonesia - yang telah diselenggarakan sejak tahun 2005, Dunamis Consulting tahun 2010 ini kembali menyelenggarakan studi tersebut.
MAKE Study dilakukan untuk memilih organisasi-organisasi berbasis pengetahuan paling dikagumi di Indonesia dan bertujuan untuk mengukur komitmen dan kematangan organisasi dalam pembelajaran pengetahuan. 3 (tiga) pemenang Indonesian MAKE dengan nilai agregat tertinggi akan mewakili Indonesia dalam ajang Asian MAKE.
Satyo Fatwan, Managing Partner Dunamis yang juga Chairman 2010 Indonesian MAKE Study menyebutkan, “MAKE Study telah menjadi benchmark bagi organisasi di Indonesia untuk mengukur seberapa sukses mereka dalam hal knowledge strategy jika dibandingkan dengan para pesaingnya atau perusahaan-perusahaan dunia yang knowledge-driven.”
2010 Indonesian Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) Study merupakan ajang berbagi best practices dalam implementasi Knowledge Management dan Learning Organization. Tahun 2010, acara ini dikemas dalam satu program bertajuk “2010 Indonesian Knowledge Festival” dengan tema “Knowledge Utilization as a means to Create Opportunities”.
Program “2010 Indonesian Knowledge Festival”diawali hari ini, Rabu 10 Maret 2010 dengan 2010 Indonesian MAKE Nominations. Proses dimulai dengan nominasi, dimana organisasi-organisasi atau individu yang menghadiri 2010 Indonesian MAKE Nomination berhak menominasikan organisasi lain yang dikaguminya dalam hal knowledge management untuk menjadi nominee. Nominasi juga dilakukan oleh para panelis yang terdiri dari para pemimpin organisasi terkemuka dan individu yang memahami knowledge management
Dalam 2010 Indonesian MAKE Nomination hadir sebagai pembicara DR. Ir. Kadarsah Suryadi dari Institut Teknologi Bandung – pemenang 2008 Indonesian MAKE Study dengan topik bahasan “Capturing Knowledge and Increasing Business Value”, serta Hilmi Panigoro – Presiden Komisaris PT Medco Energi Internasional, Tbk – pemenang 2009 Indonesian MAKE Study dengan topik bahasan “Envisioning Enterprise of the Future”. Mengawali acara, Satyo Fatwan – Chairman 2010 Indonesian MAKE Study menyampaikan berbagai temuan menarik sepanjang 5 tahun penyelenggaraan Indonesian MAKE Study.
Puncak acara 2010 Indonesian Knowledge Festival akan dilakukan pada 15 Juli 2010. Selain dilakukan penganugerahan 2010 Indonesian MAKE Award, akan hadir memberikan best practice sharing para pemenang Indonesian MAKE Study dan Overall winner 2009 Asian MAKE – Samsung SDS Korea serta Winner 2009 Asian MAKE, – Tata Consultancy Services India. 2010 Indonesian Knowledge Festival akan menjadi ajang best practice sharing knowledge management terbesar di Indonesia tahun ini, dengan hadirnya lebih dari 15 praktisi KM. (Sigit)
Jumlah Komentar masuk : 0
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar
|
|
Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi
|
|
| |
|
Download Form Registrasi & Kuesioner ABR 2010 Disini
|
.
Advertisement



|
| |

|
|