MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

BISNIS & INVESTASI
Bisnis Syariah Baru Tumbuh 3 Persen
Posted : 29 Aug 2010 | By : | Komentar : 0

(Businessreview)- Dirut PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi  memperkirakan bisnis syariah di dalam negeri saat ini sudah lebih baik atau mengalami pertumbuhan sebesar tiga persen. Namun masih jauh dari target yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) sebesar lima persen.

"Kami optimis, bisnis syariah sudah tumbuh sebesar tiga persen dan lebih baik dari sebelumnya, walaupun belum mencapai target yang ditetapkan BI, tapi sudah mengalami kemajuan," katanya disela berbuka puasa bersama wartawan, pekan lalu

Menurut Yuslam, untuk mendorong pertumbuhan bisnis syariah lebih besar lagi, maka diperlukan kematangan dan sosialisasi kepada masyarakat akan bisnis syariah. Selain itu, dengan bertambahnya pemain baru, akan mendorong bisnis syariah semakin bergairah, katanya.

Saat ditanya, kenapa bisnis syariah di dalam negeri melambat dibanding di Malaysia, menurut dia, bisnis syariah di dalam negeri sudah tumbuh cukup baik, “Jika dibandingkan dengan luar negeri, memang bisnis syariah larinya kurang cepat, karena bisnis ini belum lama diperkenalkan kepada masyarakat luas, ucapnya.

Ia berharap, bisnis syariah perlu mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga dapat berkembang lebih baik dengan melakukan perubahan-perubahan yang berarti. “Sebenarnya, pemerintah sudah memberikan dukungan secara maksimal kepada bisnis syariah, namun pasar masih belum mengikuti secara optimal

"Kendala perbankan syariah adalah respon dari kematangan ber-Islam di Indonesia. Sehingga butuh sebuah konsep syariah dan itu merupakan respon dari perkembangan sosiologis rakyat Indonesia bukan sesuatu yang ikut-ikutan," kata Yuslam.

Di negara seperti Malaysia yang bisnis syariah tumbuh pesar, Yuslam mengatakan itu karena bisnis syariah di negara tetangga itu diberikan kemudahan agar maju dalam artian ada peralihan nasabah dari bank konvensional ke syariah yang bagus dan cepat.
"Di Indonesia sebenarnya bisa dilakukandengan memberikan insentif ke bisnis syariah misalnya keringanan pajak," kata Yuslam.

Meski diakui untuk tumbuh pesat, tidak bisa dilakukan dengan cara revolusioner. "Kita pelahan saja tapi pasti. Kalau kita push dipaksakan tentu bisa saja tumbuh cepat tapi nanti ada titik tertentu yang menjadi negatif. Sebuah mahluk hidup misalnya kalau diberikan vitamin misalnya bisa tumbuh lebih cepat tapi tentu ada risiko," kata Yuslam.

Menurut dia pemerintah sebenarnya sudah memberikan dukungan bagi pertumbuhan bisnis syariah secara umum di Indonesia namun belum optimal

Sementara itu, Direktur Mikro BSM Hanawijaya menambahkan, hingga saat ini BSM sudah menyalurkan kredit ke Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sampai Agustus 2010, sebesar Rp350 miliar.

Terkait penyaluran kredit sebesar itu, lanjut Hanawijaya, dalam dua bulan akan dapat mencapai Rp500 miliar sesuai target yang ditetapkan pada 2010, ujarnya.

Menurut dia, BSM pada 2011 akan mentargetkan penyaluran kredit ke UKM sebesar Rp1 triliun atau naik 100 persen dibanding tahun ini, karena bisnis di UKM masih sangat besar.

Hanawijaya juga mengungkapkan, kalau BSM sudah mulai membuka sektor pembiayaan properti, salah satunya memberikan kredit untuk Kepemilikan Rumah (KPR). (Sigit/berbagai sumber)

Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541