MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

KEBIJAKAN BISNIS & EKONOMI
Postur APBN SBY: Defisit 2011 Turun Jadi 1,7 Persen
Posted : 16 Aug 2010 | By : | Komentar : 0

(Businessreview)- Pemerintah pada tahun anggaran 2011 menurunkan defisit anggaran dari sebelumnya 2 persen terhadap produk domestik bruto atau senilai Rp 133,7 triliun di APBN-Perubahan 2010 menjadi sebesar 1,7 persen terhadap produk domestik bruto atau senilai RP 115,7 triliun pada Rancangan APBN 2011.

Penurunan defisit tersebut berkaitan dengan arah kebijakan konsolidasi fiskal untuk mewujudkan anggaran yang lebih sehat dan berimbang pada masa datang.

"Defisit yang terlalu tinggi akan semakin meningkatkan utang kita di atas rasio yang aman dan akan membebani pemerintahan yang akan datang," ungkap Presiden sebagaimana dikutip dari salinan Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2011.

Pidato Pengantar Nota Keuangan itu disampaikan Presiden di hadapan Sidang Paripurna DPR dan DPD. Salinannya telah diterima di Jakarta, sejak Senin (16/8/2010) pagi.

"Untuk membiayai defisit, pemerintah akan menggunakan sumber-sumber pembiayaan dari dalam maupun dari luar negeri. Langkah itu akan dilakukan dengan tetap berorientasi pada pembiayaan yang stabil dan berkelanjutan serta beban dan risiko yang seminimal mungkin," demikian pernyatan Presiden.

Sementara itu, menurut Presiden, pendapatan negara dan hibah direncanakan sebesar Rp 1.086,4 triliun atau naik Rp 94 triliun (9,5 persen) dari target APBN-P 2010. Adapun belanja negara, lanjut Presiden, direncanakan sebesar Rp 1.202 triliun atau naik Rp 76 triliun (6,7 persen) dari pagu APBN-P 2010.

Lebih jauh, mengenai asumsi makro RAPBN 2011, Presiden menetapkan pertumbuhan ekonomi 6,3 persen, laju inflasi 5,3 persen, suku bunga Bank Indonesia (SBI) 3 bulan 6,5 persen, nilai tukar rupiah Rp 9.300 per dollar AS, harga minyak mentah 80 dollar AS per barrel, dan lifting minyak ditetapkan 870.000 barrel per hari.

Akan Naikkan Gaji PNS/TNI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di hadapan Sidang Paripurna DPR, Senin (16/8/2010) siang, berencana menaikkan gaji pegawai negeri sipil, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara RI serta pensiunan masing-masing 10 persen. Kenaikan akan mulai dilakukan pada tahun anggaran 2011.

Demikian salinan pidato Presiden Yudhoyono di hadapan Sidang Paripurna DPR dan DPD yang diterima Kompas di Jakarta, siang ini.

Pidato Penyampaian Keterangan Pemerintah Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2011 beserta Nota Keuangannya akan dibacakan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin, pukul 14.30.

Selain akan menaikkan gaji, Presiden Yudhoyono juga akan tetap memberikan gaji ke-13 kepada PNS, TNI/Polri, dan pensiunan.

Dengan kenaikan gaji tersebut, penghasilan PNS dengan pangkat terendah meningkat dari Rp 1.895.700 menjadi Rp 2.000.000 sebulan. Menurut Presiden, guru dengan pangkat terendah dengan penghasilan Rp 2.496.100 bertambah menjadi Rp 2.654.000 sebulan.

"Perbaikan pendapatan ini agar para guru dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pendidik generasi mendatang bangsa," ujar Presiden.

Adapun sebagai dampak kenaikan gaji TNI/Polri, Presiden mengatakan, penghasilan anggota TNI/Polri dengan pangkat terendah akan meningkat dari Rp 2.505.200 menjadi Rp 2.625.000 sebulan.

Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541