KEBIJAKAN BISNIS & EKONOMI
Dompet Dhuafa Bantu Veteran dan Pelajar Posted : 20 Aug 2010| By : | Komentar : 0
(Businessreview)- Dompet Dhuafa menyerahkan bantuan bagi veteran dan pelajar di sejumlah daerah di Indonesia. Bentuk bantuan yang diberikan berupa program beasiswa anak dan ketiban rumah veteran.
Direktur Program Dompet Dhuafa Arifin Purwakanata mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai penghargaan kepada para pejuang yang telah berkontribusi kepada bangsa dan negara.
"Pejuang ini dalam arti luas, mereka seperi penjaga mercusuar, penjaga pintu kereta api. Kalau semua pejuang kere, generasi muda nantinya males berjuang. Jadi bantuan ini menghargai perjuangan mereka. Ini adalah momentum hari kemerdekaan dan bulan suci Ramadan," katanya kepada Okezone di Gedung Juang 45, Jalan Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat, Jumat (20/8/2010).
Arifin menambahkan, sebanyak lima rumah telah diberikan kepada veteran dengan total biaya Rp300 juta di daerah Jakarta. Kemudian, bantuan rumah lainnya akan diberikan ke sejumlah daerah antara lain Padang, Medan, dan Kalimantan.
Selain itu, sejumlah beasiswa diberikan kepada 300 pelajar pada Ramadan ini. Bantuan tersebut diberikan kepada siswa SD sebesar Rp500 ribu, SMP Rp1 juta, dan SMA Rp1,5 juta per tahun.
"Untuk biaya tambahan pendidikan totalnya 300 siswa. Beasiswa ini diberikan kepada siswa di berbagai daerah. Bantuan ditujukan untuk anak penjaga mercusuar dan penjaga pintu kereta api," tambahnya
Rumah Untuk Bustomi Bustomi punya 12 orang anak, 2 orang di antaranya sudah meninggal. Penghasilannya Rp hanya 990.000 per bulan, didapat dari tunjangan sebagai anggota veteran. Kesepuluh anaknya sudah bekerja akan tetapi belum mapan.
Beberapa masih menjadi tanggungan Pak Bustomi dan terkadang mereka meminta bantuan biaya hidup dari Pak Bustomi. Sebagian besar putra Bustomi bekerja sebagai sopir angkot yang umumnya tinggal dengan mengontrak rumah di sekitar kontrakan
Saat ini Bustomi mengontrak sebuah rumah sederhana ukuran 3x10 m2. Sewanya Rp 500 ribu per bulan. dia sudah menempati rumah tersebut selama 10 tahun.
Sebelumnya beliau tinggal berpindah-pindah. Sebagian putra Pak Bustomi juga mengontrak rumah di kompleks kontrakan yang sama. Perabot yang ada dalam rumah sangat sederhana dan sebagian besar merupakan pemberian tetangga dan warga sekitar.
Dia ingin memiliki sebuah rumah sendiri, sederhana saja, akan tetapi dapat menjadi tempat rujukan bagi kesepuluh anak dan juga cucu-cucunya untuk bernaung. Ketika beliau mendapat informasi tentang program “Ketiban Rumah Veteran” Dompet Dhuafa,
Meskipun dia tidak meminta, tapi dia berharap lokasi rumah yang diberikan masih disekitar Jakarta, karena dia merasa berat jika harus meninggalkan anak-anaknya yang masih belum mapan, sementara sumber pendapatan mereka sebagai sopir angkot berada di Jakarta. Selain itu, dia sangat ingin mengajak cucu-cucunya tinggal di rumahnya, kelak.
Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan menjelang berbuka puasa. Sejumalah veteran juga menyampaikan cerita singkatnya selama masa perjuangan dulu.
“Program Ketiban Rumah Veteran adalah program yang ditujukan untuk mengantarkan kita mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan yang kita rasakan sekarang,” ungkap M. Arifin Purwakananta, Direktur Program Dompet Dhuafa di Jakarta, Senin lalu.
“Program ini digulirkan kepada para veteran yang memiliki tempat hunian yang kurang layak dalam bentuk bantuan untuk renovasi rumah tinggal mereka,” tambah Arifin.
Dalam program Ketiban Rumah Veteran ini, Dompet Dhuafa menyerahkan biaya bantuan senilai Rp 50 juta kepada Pak Bustomi dan 4 orang veteran pejuang lainnya. Beasiswa Anak Pejuang Beasiswa Anak Pejuang merupakan salah satu kegiatan Ramadhan yang ditujukan kepada anak-anak pengabdi masyarakat yang telah banyak berbuat kepada Bangsa Indonesia.
Beasiswa Anak Pejuang merupakan program yang berisi program bantuan pendidikan kepada anak-anak dari orangtua yang berprofesi sebagai guru, veteran RI, penjaga pintu rel kereta api, penjaga lampu mercusuar, pengangkut sampah, serta penyapu jalanan.
Beastudi ini diberikan untuk 1 tahun masa ajar kepada total 300 siswa jenjang SD, SMP dan SMA dengan rincian 100 siswa SD masing-masing Rp 500.000, 100 siswa SMP masing-masing Rp 800.000, dan 100 siswa SMA masing-masing Rp 1.000.000. (Sigit)
Jumlah Komentar masuk :0 Rubrik LainnyaLihat Komentar Tambah Komentar
Anda belum mendaftar? klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi
www.businessreview.co.id the indonesia
lighthouse of business & state enterprises
PT. Kreasi Multi Media
Jl. Ciputat Raya No.
100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541