MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

IHSG Diprediksikan Cetak 10 Point Jelang Akhir Tahun
30 Dec 2009|08:30

(Businessreview) - Jika mampu mencetak kenaikan 10 poin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan hari ini bakal mencetak titik tertingginya sepanjang 2009. Angka ini sekaligus menjadi akhir bahagia bagi jatuh bangunnya IHSG sepanjang 2009.

Sebagai catatan, pada penutupan perdagangan tahun lalu, tepatnya 30 Desember 2008, IHSG ditutup di level 1.355,408. Titik terendah IHSG sejak kejatuhan pasar modal tahun lalu terjadi pada 28 Oktober 2008. Ketika itu, IHSG ditutup di angka mistis 1.111. Sementara titik terendah penutupan IHSG di 2009, terjadi pada 2 Maret 2009 di level 1.256,109, sedangkan untuk titik terendah intraday terjadi pada angka 1.252,871 pada hari yang sama.

Pada 31 Maret 2009, IHSG berhasil naik ke level 1.434,074. Kenaikan IHSG terjadi seiring dengan kembali masuknya investor asing di lantai bursa dengan net buy tercatat sebesar Rp 1,815 triliun sepanjang triwulan I-2009.

Selama triwulan II-2009, asing tercatat net buy sebesar Rp 5,322 triliun dengan total pembelian asing sebesar Rp 81,894 triliun dan penjualan asing sebesar Rp 76,572 triliun. Pembelian asing ini kembali memberikan angin segar pada level IHSG. Pada akhir Juni 2009, IHSG ditutup naik 592,706 poin (41,33%) ke level 2.026,780 dari penutupan Maret 2009.

Pada triwulan III-2009, asing kembali mencatat net buy sebesar Rp 5,359 triliun dengan total pembelian asing sebesar Rp 73,323 triliun dan penjualan asing sebesar Rp 67,963 triliun. IHSG pun ikutan naik tajam pada akhir September 2009 hingga menembus level 2.467,591, naik 440,811 poin (21,74%) dari penutupan Juni 2009.

Pada Oktober 2009, asing mencatat net sell sebesar Rp 3,118 triliun dengan total pembelian asing sebesar Rp 26,3 triliun dan penjualan asing sebesar Rp 29,418 triliun. Aksi penjualan asing selama Oktober 2009 membuat IHSG mengalami koreksi cukup dalam. Pada akhir Oktober 2009, IHSG ditutup turun 99,89 poin (4,04%) ke level 2.367,701 dibanding penutupan September 2009.

Namun pada 6 Oktober 2009, IHSG ditutup di level tertinggi tahun ini di level 2.528,146. Pada perdagangan intraday di hari yang sama, IHSG sempat menembus level 2.533,063. Memasuki periode November 2009, IHSG berkutat di level 2.300-2.400, tak mampu lagi menembus level 2.500.

"Periode Oktober hingga Desember pertengahan, kisruh Century sedang mencapai puncak. Itu mempengaruhi investasi di pasar modal. Grafik IHSG menurun pada periode tersebut. Dan memasuki Desember, cenderung bergerak sideways (pola grafik menyamping). Tapi menjelang tutup tahun ini, sepertinya tren penguatan IHSG kembali muncul seiring dengan menyurutnya kisruh Century," papar Direktur Utama PT Kresna Graha Securities, Michael Steven.


Prediksi Pasar Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541