MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

Rupiah bakal berpotensi tertekan
27 Apr 2010

(Businessreview) - Mata uang rupiah terus melanjutkan penguatannya. Kemarin (26/4), di pasar spot, rupiah menguat sekitar 0,04% menuju Rp 9.007,5 per dollar Amerika Serikat (AS). Sedangkan berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,12% menjadi Rp 9.016 per dollar AS.

Penguatan mata uang garuda ini sejalan dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di lantai bursa saham. Pemicunya adalah aliran dana asing yang masuk ke pasar saham.

Kemarin, net buy asing mencapai Rp 133,47 miliar. Ini memberi energi bagi penguatan rupiah. Tapi, menurut Ruru Dyatmiko, pengamat pasar uang, BI masih belum rela rupiah menguat terlalu cepat.

Karenanya, Ruru memperkirakan, rupiah hari ini (27/4) berpotensi melemah. Prediksi ini juga mengacu kondisi di bursa saham, yang kemungkinan aakan diramaikan aksi ambil untung setelah indeks saham naik cukup tinggi.

Appeles RT Kawengian, Kepala Bagian Pengembangan Bisnis dan Produk Monex Investindo Futures, justru melihat pada hari ini rupiah masih berpotensi menguat. "Saya rasa hari ini pergerakan rupiah bisa di level Rp 8.950 - Rp 9.020 per dollar AS," katanya. Sedangkan Ruru memperkirakan nilai tukar rupiah masih akan bergerak di area Rp 9.000 hingga Rp 9.020 per dollar AS.

Di atas Rp9.000 Per Dolar
Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi kembali berada di atas angka Rp9.000 per dolar setelah sebelumnya menguat hingga mencapai Rp8.998, karena Bank Indonesia (BI) tetap menjaga pergerakan mata uang itu.

BI tetap mempertahankan rupiah berada di atas angka Rp9.000 per dolar, karena kalau mata uang Indonesia berada di bawah angka Rp9.000 per dolar, maka para eksportir akan mengeluh akibat produk ekspornya kurang kompetitif, kata pengamat pasar uang Krisna Dwi Setiawan di Jakarta, Selasa.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah menjadi Rp9.005-Rp9.015 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp8.998-Rp9.008 atau turun tujuh poin.

Krisna Dwi Setiawan mengatakan, rupiah sudah beberapa kali sempat berada di bawah angka Rp9.000 per dolar, namun di posisi itu tidak bertahan lama, karena BI melakukan intervensi pasar.

Meski demikian peluang rupiah untuk kembali menguat masih tetap tinggi, apabila dorongan pasar terhadap rupiah makin kuat, maka BI kemungkinan akan melepasnya, sehingga rupiah akan berada jauh di bawah angka Rp9.000 per dolar.

BI untuk saat ini memang sengaja menjaga rupiah agar tidak terlalu cepat menguat, namun apabila saatnya untuk diserahkan ke pasar , maka kenaikan itu akan terus terjadi, katanya.

Faktor utama, lanjut dia meningkatnya aliran dana asing ke pasar domestik, karena krisis politik yang terjadi di Thailand masih terjadi, maka pelaku asing yang menempatkan dananya di sana segera mengalihkan ke pasar domestik yang dinilai lebih aman. "Kami optimis rupiah pada saatnya nanti akan dapat berada jauh di bawah angka Rp9.000 per dolar, " ucapnya.





Prediksi Pasar Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541