MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

Kurs Rupiah Pagi Cenderung Bertahan
02 Aug 2010

Businessreview (Jakarta)- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin pagi bertahan, karena pelaku pasar melihat membaiknya bursa saham Indonesia, meski pelaku ingin melepas rupiah untuk mencari untung setelah pekan lalu menguat.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun lima poin menjadi Rp8.935-Rp8.945 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp8.930-Rp8.940.

Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk, Kostaman Thayib di Jakarta, mengatakan, koreksi harga terhadap rupiah saat ini dinilai biasa setelah mengalami kenaikan pada pekan lalu.

Namun rupiah pada pekan ini juga diperkirakan berpotensi untuk naik lagi hingga mendekati angka Rp8.900 per dolar, katanya.

Rupiah, lanjut dia mendapat dukungan dari investasi asing yang terus meningkat yang selama bulan lalu diperkirakan mencapai Rp13 triliun sampai Rp14 triliun.

Dana asing yang masuk itu terutama ditempatkan di Surat Utang Negara dan instrumen Bank Indonesia, ucapnya.

Kostaman Thayib mengatakan, Bank Indonesia (BI) kemuingkinan akan tetap menjaga di pasar untuk mengamati laju kenaikan rupiah agar tidak terlalu cepat.

BI akan selalu menjaga rupiah untuk kebaikan semua pihak baik eksportir, importir maupun konsumen, sehingga semua dapat tumbuh dengan baik, ucapnya.

Kenaikan rupiah pada pekan lalu juga, menurut dia, karena faktor fundamental ekonomi makro Indonesia yang terus tumbuh, bahkan ekonomi nasional bisa tumbuh di atas enam persen.

Hal ini yang mendorong pelaku asing lebih aktif bermain di pasar domestik ketimbang di kawasan Amerika yang pertumbuhan ekonomi tidak sebaik yang diperkirakan sebelumnya.

Pelaku asing optimis bermain di pasar domestik akan dapat meraih keuntungan yang lebih baik, karena bunga rupiah yang jauh lebih tinggi dibanding dolar, tuturnya.(ANT)


Prediksi Pasar Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541