MUST READS :

SMGR: Akuisisi Pabrik di Myanmar Selesai Juni

Akuisisi PT Semen Indonesia Tbk terhadap pabrik di Myanmar senilai US$ 200-250 juta diperkiraan selesai Juni mendatang. Saat ini bernegosiasi untuk menjadi pemegang saham mayoritas.

  Regional :
   

ADVERTISMENT       ADVERTISMENT       ADVERTISMENT      ADVERTISMENT

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Anugerah Business Review 2013
24 September 2013

EVENT Sebelumnya:
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

Emiten Paling Direkomendasi Ketika Sektor Konstruksi Bullish
16 Apr 2014

Sembilan sektor ini mendorong IHSG menguat
26 Mar 2014


.: PREDIKSI PASAR

Sebelum Berburu Saham-Saham Ini, Cek Rekomendasi Teknikalnya
16 Apr 2014

Prediksi Mansek: IHSG bergerak mixed to up
16 Apr 2014

 

Advertisment

Iklan QNB

Island Shop

 

Media Group
 

 


Notice: Undefined variable: enPath in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 49

Notice: Undefined variable: enPath in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 50

Notice: Undefined variable: time in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 83

Notice: Undefined variable: hal in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 83

Notice: Undefined variable: linkl in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 96

PROFILE BUMD
POTRET BUMD JABAR
Posted : 22 Dec 2009 | 15 :46 | By : Kormen | Komentar : 0

(Businessreview) - Pemerintah provisinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), belakangan ini menggencarkan rencana reformasi di tubuh Badan Usaha Milik Daerah nya (BUMD). Salah satu terobosan yang menonjol adalah, rencana untuk merombak manajemen BUMD dengan tenaga-tenaga profesional. Pengelola BUMD  di Jabar yang selama ini banyak diisi oleh kalangan birokrat,  nantinya akan disi oleh para Chief Executive Officer (CEO) yang mengerti  bisnis yang professional di bidangnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan akan mengganti birokrat BUMD dengan kalangan pebisnis. Langkah tersebut diambil setelah mendapatkan hasil evaluasi BUMD di tahun 2008 yang menyimpulkan kinerja BUMD dinilai kurang memberikan kontribusi terhadap APBD Jabar. Bayangkan, dari  tujuh BUMD yang ada di Jabar, hanya satu BUMD yang dinilainya memberikan kontribusi terhadap APBD sebesar 95 persen.

Untuk mendapatkan orang yang tepat dalam memimpin BUMD tersebut, maka mekanisme penjaringannya, kata Heryawan, akan dilakukan secara terbuka dan terbatas. “Dengan hak prerogatif Gubernur, pemerintah akan membuat tim yang akan menerima usulan dan melakukan fit and proper test,” ujarnya.

Selain rencana perombakan di tubuh direksi, di tingkat komisaris juga demikian, yaitu disi oleh mereka yang benar-benar  mengerti dengan bisnis BUMD terebut. Namun dari empat komisaris, menurut Heryawan, komisaris dari kalangan birokrat tetap diperlukan.

Saat ini BUMD provinsi Jabar yang masih kategori buruk adalah Perusahaan Daerah Agrobisnis dan Pertambangan (PDAP). Menurut Heryawan, PDAP yang sempat berjaya hingga tahun 1990-an saat ini memerlukan restrukturisasi perusahaan secara menyeluruh.

Di samping itu akan dilakukan rasionalisasi pegawai dan pengamanan aset-asetnya. Perusahaan daerah itu menjadi salah satu yang tahun ini tidak mendapat penyertaan modal dari APBD 2009 Jawa Barat. Beberapa BUMD Jawa Barat lainnya masih bermasalah dan memerlukan penanganan lebih intensif dan profesional. BUMD itu adalah PT Tirta Gemag Ripah yang bergerak di bidang pelayanan air bersih serta PT Jasa dan Kepariwisataan (Jawi). Sementara itu BUMD Jabar yang saat ini eksis dan mendatangkan deviden untuk Pemprov Jabar adalah PT Bank Jabar Banten, PT Jasa Sarana dan PT Agronesia.

Revitalisasi Segera dilakukan
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian, Setda Jabar, Wawan Ridwan mengatakan ada beberapa BUMD Jabar yang belum mampu menjalankan fungsinya sebagai badan usaha. Dikhawatirkan, keberadaan BUMD yang seperti itu hanya akan membebani APBD provinsi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka menurutnya, revitalisasi harus segera dilakukan. Namun dalam hal ini pemprov hanya sebagai pembina perusahaan. Sementara pembenahan BUMD secara teknis ada di tangan direksi.

Menurutnya,  Pemprov merupakan pemilik BUMD, sehingga di setiap BUMD ditempatkan birokrat yang ditunjuk oleh Gubernur sebagai perwakilan Pemprov. Seperti: dewan komisaris untuk BUMD perusahaan terbuka (PT), dan badan pengawas untuk perusahaan daerah (PD). “Merekalah yang membina langsung direksi untuk mengelola perusahaan sekaligus bertanggung jawab kepada Pemprov," ujarnya.

Dijelaskannya, sebelum adanya pertimbangan matang dari laporan evaluasi kinerja BUMD maka tahun 2009 tidak ada anggaran untuk penyertaan modal bagi BUMD.    Pada 2008 penyertaan modal BUMD Rp 108,5 miliar, namun yang diberikan hanya Rp 60,5 miliar. Sedangkan Rp 48 miliar untuk Bank Jabar Banten tidak bisa diberikan karena Perda tentang Penyertaan Modal PT Bank Jabar tidak disahkan DPRD. Pada saat itu, anggota dewan mempermasalahkan dasar hukum perubahan nama PT Bank Jabar menjadi PT Bank Jabar Banten.

Terhadap BUMD Jabar yang berkinerja buruk, maka menurutnya diakukan tiga opsi, yaitu: melakukan merger, restrukturisasi, dan pembubaran. Hal itulah yang mendorong Pemrpov melakukan inventarisasi BUMD,diharapkan tahun 2010 sudah ada kejelasan mengenai upaya selanjutnya.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Jabar, Denny Juanda mengatakan BUMD yang tidak menguntungkan lebih baik dibubarkan daripada membebani APBD. Namun hal tersebut tidak bisa langsung dilakukan. Perlu ada upaya lain karena hal ini juga menyangkut keberadaan pegawai.

Untuk pembinaan BUMD terutama PDAP (PD Agribisnis dan Pertambangan) dan PD Tirta Gemah Ripah, menurutnya, sekitar Rp 900 juta dialokasikan Bapeda Jabar dalam anggaran tahun 2009.  Dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan dan meningkatkan manajemen internal perusahaan seperti pelatihan SDM.

Tenaga Profesional
Pengamat BUMD Dari Badan Kerjasasama BUMD Seluruh Indonesia (BKSBUMDSI) DR. Basuki Ranto menjelaskan, pengelolaan BUMD yang dilakukan oleh tenaga profesional harus  ditunjukkan oleh hasil kinerja yang telah dilakukan secara baik dan diakui (track record). Guna memperoleh tenaga profesional maka diperlukan suatu sistem reqruitmen yang baik dan selektif dengan menetapkan kriteria yang diharapkan serta diperlukan tes kelayakan dan kepatutan ( fit and proper test).

Bagaimana menyikapi profesionalisme dalam pengelolaan bisnis BUMD perlu diperhatikan karakteristik dari profesionalisme itu sendiri. Sekalipun hingga saat ini belum ada literature yang pas untuk mendifinisikan profesionalisme, setidaknya kata Basuki, terdapat beberapa indikator antara lain : pertama harus memiliki kemampuan intelektual dan emosional yang ditunjukkan melalui test IQ dan EQ. Kedua memiliki kompentensi baik  pengalaman maupun pendidikan yang mendukung sesuai bidangnya, selanjutnya yang ketiga memiliki bukti keberhasilan sebelumnya yang diakui , kemudian keempat mempunyai kemampuan kominikasi baik personal maupun bisnis, dan yang kelima mempunyai kemampuan inovasi didukung  kreatifitas yang berkesinambungan serta yang ketujuh memiliki sikap moral yang baik.

Untuk memperoleh CEO  yang memenuhi kriteria tersebut, kata Basuki, bisa berasal dari Out Sourcing maupun melakukan reqruitmen secara terbuka, transparan, terukur dan hasilnya cepat. Selama ini terkesan bahwa CEO BUMD ditempati oleh Pejabat Birokrat yang menjelang pensiun atau sesudah masuk masa pensiun,sehingga kinerjanya tidak optimal, maka untuk masa mendatang CEO yang berasal dari pejabat birokrat masih memungkinkan sepanjang memiliki kriteria yang dibutuhkan untuk sebuah profesionalisme.


Notice: Undefined variable: linkl in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 138

Notice: Undefined variable: linkt in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 139
Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar


Notice: Undefined variable: add in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 172

Notice: Undefined variable: add in /home/capitalm/public_html/businessreview.co.id/rubrik_read.php on line 213

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

 

Advertisment

Iklan KAI

 

Video

Dowload Movie

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541