MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

BERITA BUMN
Empat BUMN akan Kantongi Greenshoe BNI
Posted : 13 Aug 2010 | By : | Komentar : 0

(Businessreview)- Kementerian BUMN akhirnya membeberkan nama-nama investor institusi yang meminati greenshoe PT Bank Negara Indoensia Tbk (BBNI).

Untuk investor institusi lokal, terdapat empat BUMN, yaitu PT Jamsostek, Dana Pensiun Bank Indonesia (BI), Dana Pensiun Perkebunan dan Dana Pensiun Pertamina. Demikian disampaikan Menteri BUMN Mustafa Abubakar, kemarin, Kamis (12/8).

"Itu untuk empat peminat lokalnya. Kalau dua investor institusi asing yang utama berminat adalah Invesco HongKong Limited dan Fidelity Investment Limited," ujar Mustafa.

Porsi investor lokal, lanjutnya, atas greenshoe BNI sebanyak 473,84 juta lembar saham mencapai 70 persen. Sedangkan sisanya sebesar 30 persen akan jatuh ke tangan asing. Adapun komposisi kepemilikan saham tersebut selepas pemerintah menetapkan harga saham greenshoe BNI sebesar Rp 2.900 per lembar atau setara Rp 1,37 triliun.

"Greenshoe BNI mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 3,93 kali (dengan harga Rp 2.900). Kalau harganya Rp 3.000 permintaan turun drastis menjadi 1,3 kali. Porsi investor asing mencapai 90 persen dan lokal 10 persen pada harga itu," papar Mustafa.

Untuk itu, pemerintah menetapkan harga saham greenshoe BNI sebesar Rp 2.900 per lembar agar porsi investor domestik lebih besar. Jadi, tegas Mustafa, pemerintah tidak memasang harga Rp 3.000 untuk saham greenshoe BNI karena untuk mengutamakan investor domestik. "Porsi lokal menjadi 70 persen, sedangkan sisanya 30 persen investor asing," ujar Mustafa.

Pelepasan greenshoe BNI diharapkan dapat memberikan kontribusi ke kas negara sebesar Rp 100 miliar. Hal itu sejalan dengan target dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebanyak Rp 1,2 triliun.

Sebagai penjamin emisi 3,1 persen greenshoe BNI, pemerintah menunjuk sekuritas domestik dan asing. Untuk underwriter lokal, pemerintah menunjuk Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Bahana Securities. Sementara itu, underwriter asingnya adalah Macquarie Group. (Republika)

Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541