MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

PROFILE BUMN
Srikandi Perhutani Penakluk Gunung dan Hutan Belukar
Posted : 27 Aug 2010 | By : | Komentar : 0

(Businessreview)-Perawakannya menampakan pekerja lapangan. Badannya tegap, otot-otot tangannya keras. Sesuai sekali dengan pekerjaan yang dilakoni sebagai wanita yang terbiasa merambah hutan dan gunung di pedalaman bumi Nusantara.

Sejalan hobynya. Jadi klop dan dia sangat menikmati profesinya. Dialah Direktur Utama Perum Perhutani Dr. Ir. Upik Rosalina Wasrin, DEA.

Hobi yang tak lazim bagi seorang wanita, namun tidak bagi sapaan Upik.Tak tanggung-tanggung ditaklukannya dalam dekapan srikandi ini yaitu Gunung Merapi, Lawu, Merbabu, Slamet, Semeru. "Pokoknya hampir gunung di Pulau Jawa sudah saya talkukan," ujarnya

Upik menuturkan semasa menjadi mahasiswa meneruskan program pasca sarjana di Perancis, dia pun menaklukan beberapa gunung disana. Mendaki gunung itu memiliki sensasi yang luar biasa, selain bisa memacu andrenalin, bisa menikmati keindahan alam ini.

Di puncak gunung Upik bisa intropeksi.Kebiasaan camping dan tidur dimana saja di alam memudahkan untuk lebih fleksibel terhadap kondisi alam. Selain itu, Upik juga ternyata paham betul cara bertahan hidup di dalam hutan. Dia sering mendaki hanya berbekal air minum dan biskuit saja.
 
“Saya juga kerap kali naik gunung sendiri hanya mengenakan celana pendek, membawa biscuit, dan air minum. Kalau lapar saya biasa makan daun-daunan,” papar dia yang suka makan soto

Disanalah dibutuhkan ahli manajemen pengelola makanan untuk menghindari pemborosan penggunaan makanan. Tidak ada rasa egois dalam diri petualang. "Naik gunung itu indah bisa menikmati dengan penuh rasa syukur yang mendalam kepada sang pencipta alam semesta. Betapa agungnya rasa nikmat yang dianugerahkan Tuhan kepada kita," ungkap Upik.

Hobi yang tersalur

Upik menuturkan petualangan yang paling berkesan ketika masih menjadi mahasiswa program di Perancis, travelling bersama mahasiswa lainnya ke daerah selatan antara lain Spanyol, Italia, Barcelona, Monaco, sedangkan ke daerah utara antara lain Jerman, Inggris, Swedia, Belanda, Luxemburg, Findlandia.

Karena tinggal bersama keluarga Perancis, maka setiap akhir minggu / weekend naik gunung dan pergi ke pedesaan di Perancis mulai dari pantai barat utara sampai pegunungan Pyrene dan pantai selatan Perancis. “Semua kunjungan memiliki memori tersendiri dan semuanya menyenangkan,” ujarnya.

Keakrabannya dengan lingkungan, telah ia jalani sejak di bangku sekolah. "Dulu di belakang rumah orang tua, pelihara ular, ada tanaman dan beberapa jenis pohon," tambahnya.

Upik melukiskan hobinya mendaki gunung, bak hamparan pesona alam hijau dengan perkebunan atau sawah  permadani yang dilempar Tuhan, sebagai berkah untuk kehidupan manusia di planet Bumi ini. Sungai-sungai jernih seperti ular yang menjalar berkelok-kelok mengiringi celah pegunungan,  mengalir  deras penuh bebatuan dan ada juga yang tenang sehingga dapat membius siapapun yang melihatnya.

Selain naik gunung, lanjut Upik suka merambah hutan belukar dan naik pohon-pohon yang rindang. Hobinya kian tersalur ketika ia melanjutkan ke perguruan tinggi. Awalnya, ITB yang dituju jurusan Biologi, namun pada akhirnya ia diterima di IPB Fakultas Kehutanan."Waktu kuliah saya aktif di berbagai kegiatan mahasiswa dan perkumpulan yang menyalurkan hobi," ceritanya.

Yang jelas dengan hobi yang berdekatan dengan alam ini sangat membantu didalam pekerjaan sebagai Dirut Perhutani, karena pada saat kunjungan ke lapangan / hutan menjadi sangat menyenangkan, sesulit apapun medan harus ditempuh.

Berpacu Waktu

Dunia hutan memang identik dengan laki-laki. Namun bagi Upik tak seperti itu. "Dulu perempuan ngikut suaminya berburu. Kenapa mesti ditakuti," tegasnya.

Terlepas dari itu semua, pekerjaan yang diemban saat ini bagi Upik tidaklah mudah. Lihat saja, saat ini persoalan pembalakan hutan, kebakaran hutan dan lain sebagainya merupakan tugas berat yang ia jalani. Meski begitu, sang suami sangat mendukung karirnya. "Kalau gak dukung, gak mungkin saya di sini. Yang mendaftarkan saya untuk ikut tes pimpinan Perhutani suami saya, saat itu saya ada di luar kota," tukasnya tersenyum.

Dalam keseharian Upik harus cerdik membagi waktu antara keluarga dan pekerjaannya. Mengupayakan hari sabtu dan minggu sedapat mungkin dialokasikan untuk keluarga dan mengerjakan hal-hal ringan dan menyenangkan, mulai dari belanja di pasar tradisional, sarapan pagi soto bening di pasar Anyar Bogor.

Mulai hari senin sampai jumat benar-benar waktunya habis untuk bisnis dan karir. Bagi Upik dengan prinsip clean desk, maka setiap hari selalu membawa pekerjaan ke rumah dan menyelesaikannya pada malam hari sampai menjelang subuh, kemudian pagi-pagi sekali sudah harus berangkat bekerja."Setiap harinya saya hanya beristirahat tidur 4 jam saja. Akan tetapi jika ke lapangan, selama perjalanan dimanfaatkan untuk istirahat tidur," tutur Upik.

Upik mengaku terkesan dari kejujuran seorang Soe Hok Gie aktivitis dan pecinta alam yang tertuang dalam kalimat:

“Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat, kalau ia mengenal akan objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”

PROFIL

Dr. Ir. Upik Rosalina, DEA
Pendidikan:
a).Strata 1: Institut Pertanian Bogor,Indonesia,1979
Bidang : Kehutanan
b).Strata 2: Universite Paul Sabatier,Perancis,1983
Bidang : Ekologi Hutan
c).Strata 3: Universite Paul Sabatier,Perancis,1987
Bidang : Penginderaan Jauh/Ekologi Hutan

Mata kuliah yang diasuh:
1). Ekologi Hutan (S1/D3)
2). Dendrologi (S1)
3). Ecology of The Tropical Ecosystem (S2)
4). Aplikasi Penginderaan Jauh Untuk Kehutanan dan
5). Lingkungan Hutan (S2)
6). Analisis Dijital Penginderaan Jauh Untuk Kehut.(S3
7). Penginderaan Jauh II (S1)
8). Ekologi Hutan Tropika (S1)

Jabatan struktural:
1). Direktur LMGC/HTD-IPB, 1999-2003

Jabatan lain yang pernah dijabat:
1). Kepala Lab.Ekologi Hutan Fahutan IPB, 2000-....
2). PD I Bidang Akademik FAHUTAN-IPB, 1997-1999
3). Kepala Lab. Ekologi Remote Sensing, SEAMEO-BIOTROP
4). Direktur Produksi Perhutani

Keahlian : Ekologi Hutan Tropika, Ekologi Lansekap, Remote Sensing

Jumlah Komentar masuk : 0
Bookmark and Share
Rubrik Lainnya
Lihat Komentar
Tambah Komentar

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541