07 Jan 2010
(Businessreview) - Sejumlah saham di bursa AS masih membukukan keuntungan terdorong kenaikan harga energi dan metal serta pernyataan Federal Reserve menambah stimulus. Sebanyak 19 dari 40 indeks saham yang dipantau Bloomberg ditutup memerah, lebih banyak dari posisi kemarin yang hanya 11 indeks. Penurunan saham telekomunikasi dan teknologi mewarnai penurunan sejumlah indeks sektoral Nasdaq. United Overseas Bank Ltd, yang naik 30 sen menjadi S$20,20, tercatat sebagai saham yang paling aktif ditransaksikan. Saham lain yang aktif adalah Neptune Orient Lines Ltd/singapore, yang naik 5 sen menjadi S$1,80, dand Golden Agri-resources Ltd, yang naik 0 sen menjadi 58 sen. (Bloomberg)
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,02% atau 1,66 poin ke level 10.573,68 pada penutupan sore waktu New York. Indeks ini bangkit dari teritori negatif yang dialaminya pada Selasa. Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 0,1% ke level 1.137,14, level tertinggi dalam 15 bulan. Indeks Nasdaq Composite turun 0,3% ke level 2.301,09 terpengaruh penurunan saham Google Inc yang anjlok 2,5% setelah memperkenalkan produk smartphone terbaru.
Saham Baker Hughes Inc dan Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc bereli sedikitnya 4% menyusul kekhawatiran cuaca dingin bakal menggenjot harga energi dan mengganggu produksi metal. Saham Bank of America Corp and Citigroup Inc naik lebih dari 1,1% setelah laporan hasil pertemuan (minute meeting) terakhir The Fed mengungkapkan para bankir bank sentral memperdebatkan kenaikan pembelian aset jika ekonomi melemah dan tidak memberi sinyal mereka akan mengangkat suku bunga dalam waktu dekat.
Beberapa bulan yang lalu bank sentral AS ini membiarkan suku bunga patokan negeri itu mendekati nol untuk mengakhiri resesi, mengikuti kebijakan bank sentral lainnya di seluruh dunia. "Perbaikan ekonomi lambat. Itu bagus buat pasar karena menjaga The Fed untuk mempertahankan [suku bunga] dalam periode yang lama," kata Timothy Ghriskey, kepala investasi di Solaris Asset Management LLC di Bedford Hills, New York yang mengelola dana senilai US$2 miliar, seperti dikutip Bloomberg.
Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 0,1% ke level 1.137,14, level tertinggi dalam 15 bulan. Indeks Nasdaq Composite turun 0,3% ke level 2.301,09 terpengaruh penurunan saham Google Inc yang anjlok 2,5% setelah memperkenalkan produk smartphone terbaru.
Straits Times Index naik 0,34% jadi 2.940,45
Indeks unggulan di bursa efek Singapura, Straits Times Index, naik 0,34% pada pukul 09.15 a.m. waktu setempat. Indeks yang didukung oleh 30 perusahaan yang diperdagangkan di Singapore Exchange Ltd. naik 9,96 poin menjadi 2.940,45. Di antara saham yang menopang indeks, 13 naik, 7 turun dan 10 lainnya tetap.
Kenaikan Straits Times Index dimotori oleh Dbs Group Holdings Ltd, United Overseas Bank Ltd dan Oversea-chinese
Banking Corp Ltd. Sedikitnya 150,84 juta saham berpindah tangan di Singapura.


Saham Sebelumnya :



