MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

Pagi Ini Rupiah Stabil
20 Apr 2010

(Businessreview) - : Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa (20/4) pagi masih bertahan seperti hari sebelumnya,karena pelaku pasar agak hati-hati bermain di pasar, mereka menunggu kelanjutan dari kasus Goldman Sachs di bursa Wall Street.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar tetap berada di kisaran 9.040-9.050 per dolar seperti hari sebelumnya. Pengamat pasar uang, Edwin Sinaga mengatakan posisi rupiah di level 9.040 per dolar, karena Bank Indonesia (BI) masih tetap berada di pasar menjaga pergerakan rupiah itu. BI menginginkan rupiah stabil tidak bergejolak sehingga baik eksportir maupun importir dapat melakukan kegiatannya dengan baik, katanya.

Menurut Edwin, yang juga Dirut Finan Corpindo Nusa, rupiah sepanjang pekan ini akan bergerak di kisaran 9.000 sampai 9.100 per dolar. Hal ini disebabkan di dalam negeri tidak ada isu negatif yang menekan rupiah, sedangkan di pasar ekspor hanya kasus Goldman Sachs yang dituduh melakukan penipuan, katanya.

Rupiah juga tertekan oleh ketidakstabilan harga-harga saham di AS, meski bursa Tokyo dibuka menguat. Rupiah, menurut dia masih berpeluang untuk menguat tergantung sejauh mana BI menjaga, apabila tekanan positif makin kuat menyusul investasi asing yang terus meningkat akibat krisis yang terjadi di Thailand. Investasi asing di Thailand pada umumnya dialihkan ke Indonesia, karena krisis di Thailand menimbulkan kekhawatiran terhadap investasi mereka, katanya.

Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang makin baik dan selisih bunga rupiah terhadap dolar yang masih tinggi merupakan salah satu daya tarik bagi asing untuk berinvestasi. Pasar di dalam negeri masih menggiurkan bagi para investor, karena pelaku asing lebih cenderung menempatkan dana di pasar domestik, katanya.


Saham Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541