MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

Selective Buying Ganjal Aksi Ambil Untung
18 Jul 2010

(Businessrevie)- Kinerja bursa domestik pada perdagangan kemarin masih melanjutkan reli kenaikan indeks dalam sepekan ini.

Aksi beli selektif atau selective buying terhadap saham-saham unggulan mampu menahan tekanan aksi ambil untung (profit taking) di akhir pekan.

Kalangan pelaku pasar masi ditopang oleh ekspektasi terhadap kinerja laba emiten per Juni yang positif. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengoleksi saham- saham blue chips.

“Bahkan mereka tidak terlalu khawatir dengan tingkat inflasi yang diprediksi akan menjulang,” ujar T. Hendry Arifin, analis Financorpindo Nusa Securities di Jakarta, Jumat (16/7).

Awalnya sempat muncul kekhawatiran ketika pasar finansial global berfluktuasi di tengah sinyal pesimistis terhadap prospek pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Namun, kekhawatiran tersebut mereda seiring menguatnya optimisme terhadap laporan kinerja laba perusahaan. Terakhir, Google Inc melaporkan peningkatan labanya di bawah perkiraan.

Fenomena itu disinyalir karena tingginya pengeluaran di kuartal kedua. Sehingga, saham Google ditutup merosot 4,7 persen. Namun, hal itu dijawab dengan ketahanan fundamental pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.

“Ini menandakan bahwa kita tidak terlalu pengaruh dengan sentimen global,” jelas Hendry.

Kurs rupiah yang masih stabil dan harga minyak mentah dunia yang masih di level 76 dollar AS per barel berhasil membuat pelemahan IHSG yang terjadi bersifat sementara.

Berdasarkan data kurs transaksi Bank Indonesia, rupiah berakhir di posisi 9.048 per dolar AS atau relatif bertahan dibanding hari sebelumnya di level 9.047 per dolar AS.

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi nasional ini terus memicu masuknya dana-dana asing ke pasar domestik. Ini ikut menopang kinerja indeks maupun transaksi saham domestik kemarin.

Pemodal asing kembali mencatat nilai beli bersih sebesar 112 miliar rupiah dari total nilai beli sebesar 1,08 triliun rupiah. Pada perdagangan Jumat (16/7), indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,39 persen ke level 2.992,45 poin.

Sementara indeks saham-saham unggulan atau LQ45 juga naik 0,43 persen ke level 581,07 poin. Adapun aktivitas perdangan saham juga masih berlangsung moderat. Volume transaksi mencapai 5,29 miliar lembar senilai 3,61 triliun rupiah. (Koran Jakarta)


Saham Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541