01 Aug 2010
Businessreview (TOKYO) - Bursa Asia benar-benar tak berdaya hari ini. Mayoritas indeks saham acuan di sejumlah Negara menunjukkan kemelorotan. Pada penutupan perdagangan akhir pekan pukul 16.03 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific anjlok 0,5% menjadi 119,15.
Sementara, indeks Nikkei 225 Stock Average ditutup turun 1,6%, S&P/ ASX Australia turun 0,7%, indeks Kospi turun 0,7%, serta indeks Hang Seng turun 0,5%. Pemicu anjloknya bursa Asia pada hari ini disebabkan penurunan tingkat produksi industri dan tingginya angka pengangguran di Jepang.
Asal tahu saja, tingkat produksi Jepang turun 1,5% pada Juni dari bulan sebelumnya. Sementara, tingkat pengangguran melonjak ke level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir di posisi 5,3%.
“Investor memilih untuk berhati-hati saat ini. Mereka tidak bisa memprediksi ketidakpastian yang terjadi di ekonomi makro,” ujar Yoshinori Nagano, analis Daiwa Asset Management.
Saham AS Jatuh Setelah Menguat Diawal
Saham-saham di bursa Amerika Serikat pada perdagangan Kamis waktu setempat melemah, membalikkan kenaikan awal yang didorong oleh berita penurunan tak terduga klaim pengangguran dan laba sejumlah perusahaan yang menggembirakan.
Dow ditutup jatuh 30,72 poin (0,29 persen) menjadi 10.467,16, demikian juga indeks komposit sektor teknologi Nasdaq turun 12,87 poin (0,57 persen) menjadi 2.251,69, sedangkan indeks S&P 500 terkoreksi 4,60 poin (0,42 persen) menjadi 1.101,53.
Klaim baru untuk tunjangan pengangguran AS secara tak terduga minggu lalu hanya 457.000, turun 2,4 persen dari minggu sebelumnya, kata Departemen Tenaga Kerja.
Klaim pengangguran turun 11.000 dalam pekan yang berakhir 24 Juli, turun substansial dari tingkat yang diperkirakan para analis 464.000, demikian laporan AFP.


Saham Sebelumnya :
