MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

Performa Dow Jones Selama Juli Tak Terlalu Buruk
01 Aug 2010

Businessreview (NEW YORK). Bursa saham Amerika menutup bulan Juli dengan performa yang tidak terlalu buruk. Rupanya, pasar tidak terlalu menghiraukan data mengenai penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) di kuartal II oleh pemerintah AS.

Sebelumnya, indeks Dow Jones sempat tergelincir hingga 120 poin. Namun, Dow Jones berhasil bangkit dan ditutup dengan penurunan tipis.

Pada penutupan Jumat kemarin malam, Dow Jones hanya terpeleset 0,01% atau 1,22 poin menjadi 10.465,94. Dengan demikian, selama bulan Juli, Dow Jones telah melesat 7,1%. Ini merupakan angka bulanan terbaik bagi Dow Jones sejak Juli 2009 tahun lalu yang kenaikannya mencapai 7,8%.

Beberapa saham yang menjadi top performer selama Juli antara lain: DuPont Co yang naik 17,58%, Caterpillar Inc naik 16,11%, American Express Co naik 12,44%, Chevron Corp naik 12,30%, dan Microsoft Corp naik 12,17%.

“Pasar diwarnai sikap hati-hati investor,” jelas Rob Lutts, President CIO Cabot Money Management. Sikap hati-hati itu yang mendorong investor untuk melakukan aksi jual.

Sekadar informasi, kemarin malam, Departemen Perdagangan AS merilis tingkat PDB AS. Hasilnya, PDB hanya tumbuh 2,4% pada kuartal II. Angka tersebut lebih rendah dibanding estimasi analis yang disurvei Thomson Reuters yang mematok pertumbuhan PDB sebesar 2,5%.

Banyak Beban

Saham-saham di bursa AS rontok lagi sehingga memicu penurunan indeks. Dengan demikian, ini merupakan hari ke dua indeks ditutup melorot. Beberapa penyebabnya antara lain anjloknya pemesanan barang-barang tahan lama (durable goods) serta pernyataan the Fed yang mengatakan ada perlambatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah bidang.

Saham-saham yang menjadi beban penggerak indeks antara lain Boeing Co yang anjlok 1,9%, WellPoint Inc melorot 3,7%, serta Eastman Kodak Co terjun bebas 15%.

Alhasil, pada penutupan pukul 16.00 waktu New York, indeks S&P 500 terkikis 0,7% menjadi 1.106,13. Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average melorot 0,4% atau 39,81 poin menjadi 10.497,8.

“Banyak orang yang merasa perekonomian mengalami perlambatan. Apalagi data terakhir juga mendukung pernyataan tersebut,” ujar Mark Bronzo, analis Security Global Investor. Dia menambahkan, kendati begitu, musim laporan kerja cukup baik sehingga mampu membuat investor duduk kembali dan menunggu hingga ada kejelasan.(Bloomberg)


Saham Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541