MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

Data dari China dan Australia bikin tenaga yen melemah
02 Sep 2010

(Businessreview)- Hari ini, mata uang yen melemah terhadap 16 mata uang utama dunia. Keoknya yen terjadi setelah dirilisnya data mengenai kenaikan manufaktur China dan perbaikan perekonomian Australia. Dua faktor tadi mendorong investor untuk membeli aset-aset dengan imbal hasil tinggi.

"Adanya percepatan pertumbuhan dalam perekonomian Australia dan manufaktur China mendorong sentimen pengambilan resiko," jelas Yuji Saito, director of foreign-exchange department Credit Agricole Corporate and Investment Bank. Menurutnya, hal itu mendorong investor untuk melepas yen.

Sementara itu, China's Purchasing Managers' Index mengalami kenaikan ke posisi 51,7 pada Agustus dari 51,2 pada Juli. Sementara, para analis memprediksi tingkat kenaikan manufaktur China hanya sebesar 51,5.

Pada pukul 07.54 waktu London, yen melemah ke posisi 107,25 per euro dari posisi kemarin di New York sebesar 106,76. Sementara, jika berhadapan dengan dolar, yen juga melemah ke posisi 84,30 per dolar dari posisi sebelumnya di level 84,20.

Semakin diburu
Yen masih saja menguat. Penguatan yen sudah mendekati bulan ke empat terhadap dolar AS. Kekhawatiran mengenai tersendatnya pemulihan ekonomi global menyebabkan permintaan akan mata uang Jepang sebagai aset yang aman kian meningkat.

"Kekhawatiran mengenai outlook perekonomian global masih tetap tinggi. Yen menjadi kian menarik dan diburu," jelas Toshiya Yamauchi, senior currency analyst Ueda Harlow Ltd.

Pada pukul 06.40 waktu London, yen menguat ke posisi 84,25 per dolar dari sebelumnya 84,62. Dengan demikian, sejak 31 Juli, yen sudah menguat 2,6% terhadap si hijau. Sementara, jika berhadapan dengan euro, yen terapresiasi ke posisi 106,58 yen per euro dari 107,14 kemarin. Sedangkan dolar berada di level US$ 1,2651 per euro dari sebelumnya US$ 1,2663.


Saham Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541