MUST READS :

  Regional :
   

Welcome to  Business Review online. The Indonesian Lighthouse of Business & State Enterprises.

EVENTS!

EVENT Sekarang:
Indonesia Human Capital Study
26 Mei 2011

EVENT Sebelumnya:
Executive Golf Tournament 2011
3 April 2011
 

Kinerja index Saham IHSG


.: SAHAM

IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,02 point di 3416,78
16 Feb 2011

Equity Daily Trading Information
12 Oct 2010


.: PREDIKSI PASAR

IHSG DIprediksikan Melemah tergerus harga minyak global
02 Mar 2011

IHSG Berpotensi Menguat
16 Feb 2011

 

Advertisment

Media Group
 

 

IHSG Mantap Melaju di Atas 3.100
02 Sep 2010

(Businessreview)- Mayoritas Saham-saham pada perdagangan di lantai Bursa Efek Indonesia Rabu (1/9/2010) sore  berada si jalur hijau. Indeks Harga Saham Gabungan mantap di atas 3.100.

IHSG ditutup menguat 53,43 poin atau 1,73 persen pada 3.135,316. Sektor aneka industri dan manufaktur memimpin kenaikan indeks hari ini.

Sementara indeks Kompas100 naik 1,88 persen, kemudian indeks LQ45 menguat 2,08 persen, serta Jakarta Islamic Index bertambah 2,42 persen.

Sebanyak 139 saham naik mendominasi perdagangan hari ini dibandingkan 59 saham turun dan 66 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai Rp 4,754 triliun dari 93.973 kali transaksi dengan volume 5,2754 miliar saham.

Dow Jones alami reli tertinggi
Bursa AS benar-benar menunjukkan taringnya kemarin malam. Betapa tidak. Saham-saham AS mengalami reli tertinggi dalam dua bulan terakhir akibat pertumbuhan di Amerika dan tingkat manufaktur China yang melampaui prediksi. Kondisi itu meningkatkan rasa percaya di kalangan investor kalau pemulihan ekonomi masih terus berlangsung.

Saham-saham yang memimpin kenaikan antara lain Caterpillar Inc yang naik sebesar 3,9%, Alcoa Inc melesat 3%, dan Burger King Holdings Inc meroket 15% karena isu akuisisi.

Kenaikan tersebut membuat indeks acuan di Negeri Paman Sam itu terbang. Pada penutupan pukul 16.00 waktu lokal, indeks S&P 500 melesat 3% ke posisi 1.080,29. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak7 Juli.

Sementara, indeks Dow Jones Industrial naik 2,5% menjadi 10.269,47. "Ada kelegaan yang terasa di pasar dan para short seller mengatakan mungkin waktu untuk aksi jual sudah berakhir. Itu sebabnya kita mengalami ledakan di pasar saham setelah dirilisnya data ekonomi negatif selama musim panas," jelas Michael Binger, fund manager Thrivent Asset Management.


Saham Sebelumnya :

Anda belum mendaftar?
klik disini untuk daftar
dan mengisi form registrasi


 

Kalender Event

.

Advertisement

 

 

Free PageRank Checker

Disclaimer >>>> Data dan/atau informasi yang tersedia hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun kegiatan bisnis lainnya. kami tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan di website www.businessreview.co.id ini


www.businessreview.co.id
the indonesia lighthouse of business & state enterprises

PT. Kreasi Multi Media

Jl. Ciputat Raya No. 100 C. Kebayoran Lama 12240
Telp. (021) 729.1766. Fax. (021) 723.8541